24 Januari 2010

Pengusaha Ulet dari Jinggan, Traktor Sawah

Namanya Sudaryanto, atau sering disebut Mas To. Berdomosili di Rt. 02 Rw.05 Jinggan. Menjabat sebagai Ketua Panitia Kematian RW. 05 Jinggan. Beristrikan mBak Har dengan 3 orang anak. Sudah lima tahun lebih menekuni usaha jasa pengolahan tanah/sawah dengan traktor melayani masyarakat petani Jinggan dan sekitarnya.

Sehari untuk pengolahan swah dari membajak samapai buat lerleran siap tanam padi dibatasi cuma 4 kesuk ( 0.5 Ha), dengan alasan untuk mengefisiankan traktor agar tidak cepat rusak. Satu kesuk Mas To memasang tarif Rp. 60,000,- ditambah bonus makan siang disawah.Dari pendapatan tersebut dipotong untuk beli solar dan tabungan untuk suku cadang traktor. Semua dilakukan sendiri.
Tidak hanya traktor yang Mas To punya, dulu pernah membuat home industri penggorengan ceriping ketela , tetapi sekarang berhenti. Untuk memantapkan perekonomian keluarga Mas To mempunya usaha penggemukan sapi. Sekarang punya 2 ekor sapi dewasa dan 1 ekor anakan. untuk merumput dibantu istri dan anaknya, Zaki.
Selain sapi , Mas To punya 24 ekor itik petelur yang dapat menambah penghasilan, Ternaknya di kandangkan di sebelah timur lapangan sepak bola Kebonsari, berdekatan dengan komplek kandang komunal Kelompok Tani Ternak Guyub Rukun Jinggan. Jadi usaha dan uapaya Mas To untuk mengembangkan diri patut kita ajungi jempol.Siiiiiiiiiiiiiiiiip banget.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Dua jempol untuk Mas To....
Smoga tambah sukses



Fani - Purwakarta

Eko trantoro mengatakan...

Wah,artikelnya mantep banget mas....