Jinggan merupakan salah satu Kampung diKelurahan Kebonsari Temanggung. Blog ini didedikasikan untuk masyarakat Jinggan (J-Gunner) yang berada di luar kampung untuk saling ber kabar - kabari.
19 Mei 2010
Jadwal Piala Dunia 2010
14 Mei 2010
Demo Petani Tembakau Temanggung
Istiqosah di Alun-alun di ikuti oleh puluhan ribu pateni tembakau , mulai dari lereng G. SUmbing yang meliputi kec. Selopampang, Tembarak, Tlogomulyo, Bulu dan Parakan, petani lereng Sindoro yang meliputi Kec. Kledung, Bansari , Ngadirejo dan Candiroto serta lereng G. Perahu yang meliputi Kec. Wonoboyo dan Tretep.
Dalam aksinya para petani mmenggunakan gunungan, bucu dan tumpeng berupa hasil bumi. Tokoh ulama yang mengikuti acara tersebut antara lain KH. Nasocha Utsman, KH. Cholil As'ary, Ketua MUI KH. Yakub Mubarok dll. Yang memberi taushiyah adalah Sastro al Ngatawi dari Jakarta.
07 Mei 2010
Pak Yul, Muadzin adalan Masjid Jinggan
Di Jinggan hampir setiap hari akan terdengar kumandang adzan dari masjid Jinggan, dan yang paling sering terdengan adalah suara dari P. Yul, baik subuh sampai magrib. Sedangkan lain yang sering menggatikannya adalah P. Mijan. Mas Daryanto, dan P. Minhad.


.jpg)
Karena letak rumahnya yang dekat dengan masjid dan dengan tekad untuk menggantikan posisi Bp. Sugino yang telah meninggal sebagai muadzin, P. Yul berusaha untuk tetap mengumandangkan adzan tepat waktu, walu agak molor sedikit tidak apa - apa. Yang penting semangat dan niatnya.


Kalau mau lihat video klip P. Yul adzan bisa klik disini . Musim Tanam Tembakau telah tiba
Stelah musim panen padi berakhir sekarang di Kampung Jinggan sudah mulai memasuki musim tanam tanaman kering, seperti tembakau, jagung dan cabai. Untuk tanaman tembakau menjadi idola karena jika cuaca dan harga bagus dapat menghasilkan pendapatan yang lumayan besar.
Dulu sebelum ada Kelompok Tani (Poktan ) Guyub RUkun, untuk menanam tembakau secara gotong royong, membutuhkan dana yang besar antara Rp. 400.000 - 600.000, untuk beli snack 2 macam , rokok, makanan, lauk( daging ayam atau tongkol ). Karena dirasa memberatkan, maka lewat Poktan acara tanam tembakau dibuat lebih ringan, yaitu penanaman secara gotong royong dengan biaya Rp. 15.000,- per kesuk ( 0,25 Ha ) untuk kas Poktan ditambah snack seadanya dan minum..jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
Kemarin Rabu tanggal 5 Mei 2010, tanam tembakau perdana dilakukan disawah milik Bp. Hadi Suwito ( Hadi Timbul) di sawah Sejambe (sebelah timur Kampung Jinggan) dengan luas lahan 3 kesuk. Penanaman dilakukan sore setelah dzuhur, agar warga yang lain masih sempat mengolah sawah di pagi hari. Penanaman dilakukan oleh warga terutama anggota Poktan kira-kira 20 orang.
.jpg)
.jpg)
Selamat, Semoga panen berhasil.jpg)
Sungai bersih, mancing jadi asyik


Dengan kondisi tersebut maka peng hobi mancing akan betah sekali, karena kalu sabar pasti akan mendapatkan hasil. Dan setiap hari kalau cuaca cerah disiang dan sore hari pasti yang aktif mancing di kali, mulai dari Kali sebelah utara lapangan, sampai kali wetan. Dan kata P. Teguh, kalau sabar, hasilnya bisa untuk lauk makan.
.jpg)
.jpg)
Yang aktif mancing hampir tiap hari adalah P. Teguh, Suratno, Subandriyono, Heri, ANjas, AGus, dan ALip . Jadi tetap jaga kebersihan dan kelestarian alam, agar sungai dan lingkungan bisa bermanfaat.

.jpg)

Bakso Pikatan yang Sedap
Kali ini kita akan mencoba bakso Pikatan Mudal Temanggung. Letaknya kira - kira 400 m sebelah selatan (ke arah Tembarak ) dari Taman Makan Pahlawan Prayudan Mudal Temanggung. Tepat di pertigaan ada dua kios bakso yang saling berhadap, disebelah kiri atau timur jalan adalah Bakso Jolali Pikatan dan sebelah kanan atau barat jalan adalah Bakso Pikat Roso.
.jpg)
.jpg)
Bakso Pikat Roso ini yang istimewa adalah baksonya agak besar, lunak dan guruh, masih ditambah dengan thethelan daging sapi(daging sapi yang nempel di tulang sapi) yang empuk, serta ditambah tahu bakso (tahu isi bakso ) yang enak. Pikat Roso dikelola oleh B. Wati dan keluarga, satu hari bisa menghabiskan 10 - 12 kg daging sapi dan 5 kg thethelan daging sapi. Tetapi tambahan thethelan jika persediaan masih ada, atau biasanya sebelum jam 14.00.
.jpg)
.jpg)
Harga satu porsi Rp. 8.000,- , dijamin pasti sudah kenyang , karena menu besar. Jika dibawa pulang akan dibungkus dengan kontong plastik yang ber merek Bakso Pikat Roso.
Selamat mencoba.!!!!!!!!!!!!!!!!
.jpg)
.jpg)
23 April 2010
Musim Panen Telah Tiba
Bulan April ini merupakan bulan panen padi bagi warga Jinggan, seiring dengan mulai berkurangnya musim penghujan. Aktifitas yang terlihat adalah banyaknya jemuran padi di sepanjang jalan depan masjid Jinggan. Juga banyaknya acara derep/ani ani/panenan yang dilakuan warga jinggan yang sebagian besar adalah petani.
Untuk tahun ini panen padi dapat dikatakan bagus, karena hasil yang didapat banyak, harga juga masih di kisaran Rp. 2.300,- per kg gabah basah. Sedangkan serangan hama tidak ada, atau dapat dikendalikan. Yang ada cuma dibeberapa tempat padi roboh akibat terjangan angin, yang mengurangi hasil panen.
Aktifitas menjemur dilakukan untuk padi yang tidak akan dijual, tetapi untuk cadangan pangan 4 bulan kedepan, dan simpan dalam bentuk gabah kering. Yang sibuk menjemur antara lain Bp. Asmuni, Mbok Lusi, Mhak Har, Lik Nanik & Bp. Bandriyo..jpg)
10 April 2010
Request untuk Fani di Purwakarta
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
05 April 2010
Prestasi Regu Senam Jinggan
Pada hari Sabtu tanggal 3 April 2010 di GOR Bambu Runcing Temanggung diadakan Lomba Senam Kreasi Perempuan se Kab. Temanggung, dalam ranga memperingati Hari Kartini, memperebutkan tropy Ibu Denty Eka Widi Pratiwi ( anggota Dewan Perwakilan Daerah utusan Prov. Jateng) dan uang Rp. 3.000.000,- untuk juara 1, Rp. 2.000.000,- untuk juara II dan Rp. 1.000.000,- untuk juara III.Untuk kegiatan ini dari warga RW. 05 Jinggan ikut perpartisipasi yaitu Ibu Nurlela (Istri Bp. Asmoro BU/ Kelik ), Ibu Nurkhasanah (istri Bo. Setyo Widodo/Mawardi),Ibu Istiyati (istri Bp. WIbowo Heru P. / Iwik), Ibu Cheni ( Kav. Kebon ) dan Ibu Sabrina (Tawangsari). Persiapan dilakukan sebulan sebelumnya dengan latihan yang intesif di sore hari di Balai RW.05 Jinggan dengan bimbingan Ibu Cheni.
Dalam perlombaan tersebut diikuti oleh 39 regu senam se Kabupaten Temanggung, mulai dari instansi pemerintah, karyawan swasta, perwakilan desa, kecamatan dll. Untuk regu senam dari jinggan memperoleh nomer urut 22. Sedangkan untuk seragam, regu senam Jinggan mengadakan dengan swadaya atau iuran sendiri, dan dijahit sendiri.
Sedangkan untuk hasil perlombaannya adalah Juara I dimenangkan oleh Regu Instruktur Senam Ngadirejo, Juara II Karyawan RSUD Temanggung dan Juara III dari regu RW. 05 Jinggan Kebonsari.
Untuk melihat mereka tampil bisa dilihat dibawah ini :
.jpg)
.jpg)