Video Temanggung Jaman Dulu Klik disini
Jinggan merupakan salah satu Kampung diKelurahan Kebonsari Temanggung. Blog ini didedikasikan untuk masyarakat Jinggan (J-Gunner) yang berada di luar kampung untuk saling ber kabar - kabari.
25 Juli 2012
Menelusuri Temanggung Tempo Dulu
Video Temanggung Jaman Dulu Klik disini
29 Mei 2012
Ketan Lopis
08 November 2010
Lagi, foto Korban Merapi
Sumber : http://www.boston.com/bigpicture/2010/11/mount_merapis_eruptions.htmlUntuk melihat foto foto korban gunung Merapi lainnya bisa klik di sini
29 Oktober 2010
Info Gunung Merapi Yogyakarta
Foto foto dibawah ini setelah letrusan diambil dari blog tersebut.
19 Mei 2010
Jadwal Piala Dunia 2010
28 Maret 2010
Cara Menetukan Arah Kiblat
Arah kiblat menjadi prasyarat menjalankan ibadah shalat. Di mana pun umat Islam menjalankan ritual keagamaan itu, mereka harus berkiblat ke Kabah di Mekkah. Penentuan arah kiblat tentu tak masalah bagi mereka yang berada di dekat Kabah. Bagaimana memastikannya jika berada jauh dari tempat suci itu?Beberapa waktu lalu di internet muncul tulisan Usep Fathudin, mantan Staf Khusus Menteri Agama, yang mengungkap beragam arah kiblat masjid-masjid di Jakarta. Kesahihan kiblat suatu masjid, menurutnya, perlu dicapai sebelum masjid dibangun. Hal itu karena pergeseran 1 sentimeter saja bisa berarti 100 kilometer penyimpangan jaraknya.
Meskipun begitu, menurutnya, akurasi arah kiblat 100 persen memang tidak diwajibkan dalam shalat, seperti tersebut dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 144, yang memerintahkan untuk shalat ke arah kiblat. ”Kata-kata ’ke arah’ ditafsirkan sebagai usaha maksimal mengarahkan shalat kita ke Kabah di Mekkah,” urainya.Walaupun begitu, upaya untuk mendekati ketepatan arah ke kiblat dapat dilakukan dengan berbagai cara. Usep menyebutkan, penentuan arah kiblat Masjid Al Mukhlishun di Griya Depok Asri, Depok Tengah, yang berdiri tahun 2001, menggunakan suatu kompas kecil berbahasa Inggris, dengan tulisan Latin dan Arab.
Pada alat penunjuk arah itu tertulis bahwa untuk Jakarta dan sebagian besar kota di Indonesia, arah utara jarum kompas harus menunjuk angka 9 sebagai arah kiblat.Kenyataannya, survei arah kiblat yang dilakukannya di berbagai masjid besar di Jakarta memperlihatkan, kompas yang digunakannya menunjuk arah yang berbeda-beda di tiap tempat ibadah itu, berkisar dari 7,5 hingga 9.
Penentuan arah kiblat yang dipakai umumnya mengacu pada arah utara geografis sebenarnya, yang memakai arah kompas atau jarum magnetik yang disebut ”pencari arah Kabah”. Arah jarum magnetik di kompas mengarah berdasarkan kutub magnetik Bumi di kutub utara.
Ternyata arah utara magnetik Bumi itu berbeda di tiap kota dari waktu ke waktu. Hal ini dipengaruhi oleh rotasi Bumi. Penelitian menunjukkan arah utara magnetik terus bergeser sekitar 4,8 kilometer per tahun. Pada tahun 2005 pergeserannya mencapai 800 kilometer dari kutub utara sebenarnya. Pada 2050 diperkirakan utara magnetik Bumi mendekati Siberia.Qibla Locator
Penggunaan kompas sebagai penunjuk arah kiblat belakangan memang dianggap kurang akurat. Belakangan diperkenalkan peranti lunak Qibla Locator yang termuat dalam situs web http://www.qiblalocator.com.
Qibla Locator atau penunjuk arah kiblat antara lain dirancang oleh Ibn Mas’ud dengan menggunakan peranti lunak aplikasi Google Maps API v2, sejak tahun 2006. Pengembangan tampilan dan aplikasinya kemudian melibatkan Hamed Zarrabi Zadeh dari Universitas Waterloo di Ontario, Kanada.
Pada Qibla Locator versi Beta seri 0.8.7 itu dilengkapi dengan geocoding dari Yahoo, pengontrol arah pada citra peta, dan indikator tingkat pembesaran. Hingga September 2007 dihasilkan empat versi Beta dengan beberapa aplikasi tambahan, Geocoder, dan tampilan jarak.Dengan Qibla Locator yang berbasis Google Earth ini dapat diketahui arah kiblat dari mana pun kita berada. Untuk mengetahuinya, di bagian atas situs itu ada kotak untuk memasukkan lokasi, alamat atau nama jalan, kode pos, dan negara atau garis lintang dan garis bujur.
Maka di sisi kanan gambar peta akan muncul besaran arah kiblat atau kabah dan jaraknya dari posisi lokasi yang kita masukkan. Peranti lunak ini, menurut Thomas Djamaluddin, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) sangat membantu guna mengecek arah kiblat secara akurat. ”Ini bisa untuk koreksi massal masjid-masjid di Indonesia,” katanya.
contoh : Kiblat masjid Jinggan
Untuk arah kiblat yang lain bisa dilihat di Link : Arah Kiblat via Satelit ( Sebelah kanan halaman ini )
Bayangan matahari
Thomas, pakar astronomi dan astrofisika, mengemukakan bahwa ada penentuan arah kiblat yang menggunakan bayangan Matahari. Sekitar tanggal 26-30 Mei pukul 16.18 WIB dan 13-17 Juli pukul 16.27 WIB Matahari tepat berada di atas kota Mekkah.Pada saat itu Matahari yang tampak dari semua penjuru Bumi dapat dijadikan penunjuk lokasi Kabah. Begitu pula bayangan benda tegak pada waktu itu juga dapat menjadi menentu arah ke kiblat.

Selain itu untuk daerah yang tidak mengalami siang, sama dengan Mekkah, waktu yang digunakan adalah saat Matahari di atas titik yang diametral dengan Mekkah. Waktu yang dapat dijadikan patokan penunjuk kiblat untuk wilayah tersebut adalah Matahari pada tanggal 12 hingga 16 Januari pukul 04.30 WIB dan 27 November hingga 1 Desember pukul 04.09 WIB.
Cara ini menurutnya paling mudah untuk mengoreksi arah kiblat, termasuk untuk garis saf di dalam masjid. Begitu mudah sehingga orang awam pun dapat melakukannya. ( lebih lengkap di :http://mutoha.blogspot.com/2006/05/istiwa-azam-di-mekkah.html)
Sumber : thesaurium.blogspot.com, mutoha.blogspot.com
22 November 2009
Kiamat 2012 , ternyata bangsa Maya yang Kehabisan Angka.
Mengapa 21 Desember 2012 dianggap sebagai doomsday atau hari kiamat ?
Ceritanya barangkali mirip dengan Y2K yang dikenal sebagai Millenium Bug. Dahulu ketika awal komputer dimulai, penulisan tanggal menggunakan 6 digit atau 6 angka. Penulisan penanggalan menggunakan DD/MM/YY yaitu tanggal bulan tahun yang dituliskan 12/03/63 untuk 12 Maret tahun 1963. Namun saat akan memasuki tahun 2000, angka tahun menjadi 00. Angka 00 ini diperkirakan akan mempengaruhi seluruh sistem penanggalan di bumi. Dan dikhawatirkan akan menjadi hari kiamat untuk semua sistem yang menggunakan tanggal untuk aktifasinya tanggal. Tentusaja komputer tidak akan menjalankan mesin atau membuat expire semua yang menggunakan tanggal sebagai kontrol aktivasinya.
Ditakutkan pada saat itu kartu kredit, ATM, rekening, pompa bensin, cash register dll akan mampus di awal tahun 2000. Apa yang terjadi ketika jam 00:00 tanggal 01 Jan 2000 ?
Semua berjalan normal. Tidak ada kejadian aneh. Tidak ada penutupan rekening, tidak ada kekacauan kartu kredit dll. Semua aman. Terkendali. Barangkali saja karena semua sudah siap. Namun yang pasti kita sekarang tahu bahwa Millenium Bug bukan hari kiamat komputer.
Demikian juga cerita 21 Desember 2012 (21/12/2012). Marufin menjelaskannya mirip seperti di atas :
Berakhirnya kalender Maya di 21 Desember 2012 itu lebih disebabkan oleh berakhirnya siklus kalender, yang disebabkan oleh “kehabisan angka”. Sistem Kalender Maya berbasiskan pada bilangan 20 (bi-desimal) , berbeda dengan kalender lainnya yang berbasiskan bilangan 10 (desimal). Mengutip tulisannya mbak Avivah Yamani di langitselatan. com, dengan metode penulisan 0.0.0.0.0 dan hobi-nya suku Maya dengan siklus 13 dan 20.
Start kalender Maya ini ekivalen dengan 11 Agustus 3114 BCE, maka posisi 13.0.0.0.0 sebagai angka terbesar dalam kalender Maya ini akan ekivalen dengan 21 Desember 2012.
Nah setelah 13.0.0.0.0 ini terlampaui, kalender Maya tidak mengenal angka 13.0.0.0.1 atau yang lebih besar, karena akan kembali ke posisi 0.0.0.0.1 alias angka paling kecil. Inilah yang dimaksud dengan “kehabisan angka” tadi. So, satu hari setelah 21 Des 2012 itu, atau pada 22 Desember 2012, kalender Maya memulai siklus barunya dengan angka 0.0.0.0.1.
Nah apakah nanti juga akan menjadi dooms day atau hari kiamat ?
Atau hanya di reset mulai dari satu lagi ? Ini yang sering digemborkan sebagai ramalan Bangsa Maya.
Apa saja yang terkait dengan ramalan ini ?
Planet alignment
Salah satu yang diisukan juga adalah terjadi planet yang segaris. Namun issue ini dibantah oleh NASA karena pada tanggal itu bukan terjadi alignment planet tetapi diramalkan terjadi badai EM (electro magnetic).
Nah kalaupun terjadi kesejajaran planet apakah bener menyebabkan kiamat ?
Planet alignment atau kesejajaran planet sebenernya terjadi berkali-kali di bumi ini. Bahkan yang paling sering adalah bulan-matahari-bumi segaris pada setiap tahun. Ya pada setiap pergantian tahun itu terjadi posisi ketiga benda langit ini segaris.
Bulan mana ? Wah ngga kelihatan, karena terlalu kecil tetapi bulan saat itu segaris dengan bumi dan matahari. Namun bulan merupakan benda langit yang gaya grafitasinya paling besar pengaruhnya di bumi.
Kondisi ini memang tidak benar-benar satu garis lurus. Tetapi posisi seperti inipun sangat jarang terjadi pada planet-planet di sekitar Bumi kita. Walaupun sudah berkali-kali terjadi, tentusaja, lah kan usia bumi saja sudah 4 milyar tahun.
Apa akibat alignment planet ini ?
Yang paling terasa barangkali gravitasi yang terpusat akibat kesejajaran planet ini. Namun kalau dilihat pada tabel dibawah ini, pengaruh benda langit terbesar adalah bulan. Sedangkan planet terbesar Yupiter hanya mempengaruhi sebesar 0,01 (1%) dari dari gravitasi bulan.
Jadi kemungkinan besar akibat persejajaran ini pada gaya gravitasi tidak akan ngefek secara signifikan di bumi.
Badai EM (Elektro Magnetik)
Sebagai gambaran, badai Matahari 1989 (yang kekuatannya mampu membelokkan arah jarum kompas hingga 7 derajat dari magnetic north) mengakibatkan kerusakan pada trafo listrik Ontario Hydro dan menyebabkan sebagian AS dan Kanada mengalami mati listrik hingga 9 jam. Dan dalam badai Matahari 2011-2012 (yang diperkirakan mampu membelokkan arah jarum kompas hingga 15 – 20 derajat), tentunya kerusakan itu bisa menjangkau daerah yang lebih jauh, bahkan hingga ekuator.
Apakah kita akan mengalaminya juga ? Tentusaja tidak ada yang tahu pasti. Tetapi saat ini penggunaan kompas sebagai alat untuk navigasi sudah sangat terbatas.
“Wah hiya Pakdhe, gimana kalau kompasnya mbelok-belok sampai 15 derajat, jalannya bisa salah arah nih ?”
“Thole, saat ini jarum kompas sudah mulai ditinggalkan diganti dengan GPS yang memanfaatkan sattelit. Nah semoga saja jangan sampai listriknya padam karena trip atau njegleg !”
Kalau toh emang tanggal 12 Desember 2012 itu kiamat maka pesan saya satu dibawah ini
Kita harus tetap menanam biji-bijian (bekerja dan mengejar prestasi) walaupun kita tahu besok kiamat. Bagaimana dengan bertobat ? Bercocok tanam lebih mulia ketimbang hanya duduk sambil bertobat kalau tahu besok kiamat !
“Looh … Jadi ngga perlu tobat, Pakdhe ?”
“Tobat itu harus dilakukan karena menyadari kesalahan bukan karena besok mau kiamat, Thole”
Bagaimana dengan issue Planet Nibiru yang melintas ?
Ah, Nibiru sudah menjadi mitos mirip dengan mitos benua Atlantis. Tidak ada bukti-bukti ilmiah yang diketemukan hingga sekarang.
sumber : www.rovicky.wordpress.com14 Maret 2009
VCO yang ajaib
VCO atau Virgin Cococnut Oil/minyak perawan/minyak blendo merupak salah satu hasil olahan dari buah kelapa. Pengelolahan kelapa ini dapat dikembangkan sebagai sarana untuk pengembangan ekonomi kerakyatan secara nyata, karena dari data tanaman kelapa di Indonesia berada di masyarakat. Indonesia mempunyai 3,712 juta Ha tanaman kelapa ( terluas di dunia dengan sebaran 96,6 % di perkebunan rakyat, 2,3 % milik swasta dan 0,7 % milik pemerintah. Jadi memberdayakan nilai ekonomi kelapa dapat menjadi pemberdayaan ekonomi masyarakat.
VCO ini mempunya manfaat kesehatan yang banyak antara lain dapat membunuh virus :

