07 Mei 2010

Musim Tanam Tembakau telah tiba

Stelah musim panen padi berakhir sekarang di Kampung Jinggan sudah mulai memasuki musim tanam tanaman kering, seperti tembakau, jagung dan cabai. Untuk tanaman tembakau menjadi idola karena jika cuaca dan harga bagus dapat menghasilkan pendapatan yang lumayan besar.

Dulu sebelum ada Kelompok Tani (Poktan ) Guyub RUkun, untuk menanam tembakau secara gotong royong, membutuhkan dana yang besar antara Rp. 400.000 - 600.000, untuk beli snack 2 macam , rokok, makanan, lauk( daging ayam atau tongkol ). Karena dirasa memberatkan, maka lewat Poktan acara tanam tembakau dibuat lebih ringan, yaitu penanaman secara gotong royong dengan biaya Rp. 15.000,- per kesuk ( 0,25 Ha ) untuk kas Poktan ditambah snack seadanya dan minum.

Kemarin Rabu tanggal 5 Mei 2010, tanam tembakau perdana dilakukan disawah milik Bp. Hadi Suwito ( Hadi Timbul) di sawah Sejambe (sebelah timur Kampung Jinggan) dengan luas lahan 3 kesuk. Penanaman dilakukan sore setelah dzuhur, agar warga yang lain masih sempat mengolah sawah di pagi hari. Penanaman dilakukan oleh warga terutama anggota Poktan kira-kira 20 orang.
Selamat, Semoga panen berhasil


Sungai bersih, mancing jadi asyik

Sejak lima tahun lalu diterapkan peraturan desa (Perdes) tetntang larangan meracuni, dan nyetrum ikan di sungai , serta larangan membuang sampah dan limbah rumah tangga ke sungai, sungai atau kali di sekitar kampung Jinggan jadi bersih. yang terpenting ikan makin kerasan, terbukti sudah banyak ikan kecil yang sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan yang sudah ada di sungai sekitar jinggan , seperti uceng dan uadang. Selain itu juga banyak ditemukan unjar, kothes, genjilan, mujahir dan bader.

Dengan kondisi tersebut maka peng hobi mancing akan betah sekali, karena kalu sabar pasti akan mendapatkan hasil. Dan setiap hari kalau cuaca cerah disiang dan sore hari pasti yang aktif mancing di kali, mulai dari Kali sebelah utara lapangan, sampai kali wetan. Dan kata P. Teguh, kalau sabar, hasilnya bisa untuk lauk makan.

Yang aktif mancing hampir tiap hari adalah P. Teguh, Suratno, Subandriyono, Heri, ANjas, AGus, dan ALip . Jadi tetap jaga kebersihan dan kelestarian alam, agar sungai dan lingkungan bisa bermanfaat.

Bakso Pikatan yang Sedap

Salah satu alternatif menikmati kuliner di Temanggung adalah bakso. Di Temanggung jenis makanan bakso sangat banyak seperti bakso uleg yang ada di alun-alun, depan SMP N 2 Temanggung.
Selain bakso uleg juga terdapat adeka olahan bakso mei seperti Bakso Cipto Roso Gendengan Temanggung, Bakso Kepala Sapi depan Samsat Temanggung, Bakso Tlogo di desa Tlogomulyo dan masih banyak lainnya.
Kali ini kita akan mencoba bakso Pikatan Mudal Temanggung. Letaknya kira - kira 400 m sebelah selatan (ke arah Tembarak ) dari Taman Makan Pahlawan Prayudan Mudal Temanggung. Tepat di pertigaan ada dua kios bakso yang saling berhadap, disebelah kiri atau timur jalan adalah Bakso Jolali Pikatan dan sebelah kanan atau barat jalan adalah Bakso Pikat Roso.

Bakso Pikat Roso ini yang istimewa adalah baksonya agak besar, lunak dan guruh, masih ditambah dengan thethelan daging sapi(daging sapi yang nempel di tulang sapi) yang empuk, serta ditambah tahu bakso (tahu isi bakso ) yang enak. Pikat Roso dikelola oleh B. Wati dan keluarga, satu hari bisa menghabiskan 10 - 12 kg daging sapi dan 5 kg thethelan daging sapi. Tetapi tambahan thethelan jika persediaan masih ada, atau biasanya sebelum jam 14.00.

Harga satu porsi Rp. 8.000,- , dijamin pasti sudah kenyang , karena menu besar. Jika dibawa pulang akan dibungkus dengan kontong plastik yang ber merek Bakso Pikat Roso.
Selamat mencoba.!!!!!!!!!!!!!!!!

23 April 2010

Musim Panen Telah Tiba

Bulan April ini merupakan bulan panen padi bagi warga Jinggan, seiring dengan mulai berkurangnya musim penghujan. Aktifitas yang terlihat adalah banyaknya jemuran padi di sepanjang jalan depan masjid Jinggan. Juga banyaknya acara derep/ani ani/panenan yang dilakuan warga jinggan yang sebagian besar adalah petani.
Untuk tahun ini panen padi dapat dikatakan bagus, karena hasil yang didapat banyak, harga juga masih di kisaran Rp. 2.300,- per kg gabah basah. Sedangkan serangan hama tidak ada, atau dapat dikendalikan. Yang ada cuma dibeberapa tempat padi roboh akibat terjangan angin, yang mengurangi hasil panen.
Aktifitas menjemur dilakukan untuk padi yang tidak akan dijual, tetapi untuk cadangan pangan 4 bulan kedepan, dan simpan dalam bentuk gabah kering. Yang sibuk menjemur antara lain Bp. Asmuni, Mbok Lusi, Mhak Har, Lik Nanik & Bp. Bandriyo.


10 April 2010

Request untuk Fani di Purwakarta

Fani yang di Purwakarta Jawabarat ingin melihat kondisi orangtuanya, Bp. Sugino Rt 01 Jinggan yang sedang sakit gangguan pernafasan di RSUD Temanggung, mulai tanggal 6 April 2010. Juga bareng dengan Khundori anak dari Bp. Muhtadi Krajan Kebonsari yang sakit gangguan ginjal juga di RSUD Temanggung pmasuk pada hari yang sama.




05 April 2010

Prestasi Regu Senam Jinggan

Pada hari Sabtu tanggal 3 April 2010 di GOR Bambu Runcing Temanggung diadakan Lomba Senam Kreasi Perempuan se Kab. Temanggung, dalam ranga memperingati Hari Kartini, memperebutkan tropy Ibu Denty Eka Widi Pratiwi ( anggota Dewan Perwakilan Daerah utusan Prov. Jateng) dan uang Rp. 3.000.000,- untuk juara 1, Rp. 2.000.000,- untuk juara II dan Rp. 1.000.000,- untuk juara III.

Untuk kegiatan ini dari warga RW. 05 Jinggan ikut perpartisipasi yaitu Ibu Nurlela (Istri Bp. Asmoro BU/ Kelik ), Ibu Nurkhasanah (istri Bo. Setyo Widodo/Mawardi),Ibu Istiyati (istri Bp. WIbowo Heru P. / Iwik), Ibu Cheni ( Kav. Kebon ) dan Ibu Sabrina (Tawangsari). Persiapan dilakukan sebulan sebelumnya dengan latihan yang intesif di sore hari di Balai RW.05 Jinggan dengan bimbingan Ibu Cheni.

Dalam perlombaan tersebut diikuti oleh 39 regu senam se Kabupaten Temanggung, mulai dari instansi pemerintah, karyawan swasta, perwakilan desa, kecamatan dll. Untuk regu senam dari jinggan memperoleh nomer urut 22. Sedangkan untuk seragam, regu senam Jinggan mengadakan dengan swadaya atau iuran sendiri, dan dijahit sendiri.

Sedangkan untuk hasil perlombaannya adalah Juara I dimenangkan oleh Regu Instruktur Senam Ngadirejo, Juara II Karyawan RSUD Temanggung dan Juara III dari regu RW. 05 Jinggan Kebonsari.

Untuk melihat mereka tampil bisa dilihat dibawah ini :


28 Maret 2010

Cara Menetukan Arah Kiblat

Arah kiblat menjadi prasyarat menjalankan ibadah shalat. Di mana pun umat Islam menjalankan ritual keagamaan itu, mereka harus berkiblat ke Kabah di Mekkah. Penentuan arah kiblat tentu tak masalah bagi mereka yang berada di dekat Kabah. Bagaimana memastikannya jika berada jauh dari tempat suci itu?

Beberapa waktu lalu di internet muncul tulisan Usep Fathudin, mantan Staf Khusus Menteri Agama, yang mengungkap beragam arah kiblat masjid-masjid di Jakarta. Kesahihan kiblat suatu masjid, menurutnya, perlu dicapai sebelum masjid dibangun. Hal itu karena pergeseran 1 sentimeter saja bisa berarti 100 kilometer penyimpangan jaraknya.
Meskipun begitu, menurutnya, akurasi arah kiblat 100 persen memang tidak diwajibkan dalam shalat, seperti tersebut dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 144, yang memerintahkan untuk shalat ke arah kiblat. ”Kata-kata ’ke arah’ ditafsirkan sebagai usaha maksimal mengarahkan shalat kita ke Kabah di Mekkah,” urainya.

Walaupun begitu, upaya untuk mendekati ketepatan arah ke kiblat dapat dilakukan dengan berbagai cara. Usep menyebutkan, penentuan arah kiblat Masjid Al Mukhlishun di Griya Depok Asri, Depok Tengah, yang berdiri tahun 2001, menggunakan suatu kompas kecil berbahasa Inggris, dengan tulisan Latin dan Arab.
Pada alat penunjuk arah itu tertulis bahwa untuk Jakarta dan sebagian besar kota di Indonesia, arah utara jarum kompas harus menunjuk angka 9 sebagai arah kiblat.

Kenyataannya, survei arah kiblat yang dilakukannya di berbagai masjid besar di Jakarta memperlihatkan, kompas yang digunakannya menunjuk arah yang berbeda-beda di tiap tempat ibadah itu, berkisar dari 7,5 hingga 9.
Penentuan arah kiblat yang dipakai umumnya mengacu pada arah utara geografis sebenarnya, yang memakai arah kompas atau jarum magnetik yang disebut ”pencari arah Kabah”. Arah jarum magnetik di kompas mengarah berdasarkan kutub magnetik Bumi di kutub utara.
Ternyata arah utara magnetik Bumi itu berbeda di tiap kota dari waktu ke waktu. Hal ini dipengaruhi oleh rotasi Bumi. Penelitian menunjukkan arah utara magnetik terus bergeser sekitar 4,8 kilometer per tahun. Pada tahun 2005 pergeserannya mencapai 800 kilometer dari kutub utara sebenarnya. Pada 2050 diperkirakan utara magnetik Bumi mendekati Siberia.

Qibla Locator

Penggunaan kompas sebagai penunjuk arah kiblat belakangan memang dianggap kurang akurat. Belakangan diperkenalkan peranti lunak Qibla Locator yang termuat dalam situs web http://www.qiblalocator.com.

Qibla Locator atau penunjuk arah kiblat antara lain dirancang oleh Ibn Mas’ud dengan menggunakan peranti lunak aplikasi Google Maps API v2, sejak tahun 2006. Pengembangan tampilan dan aplikasinya kemudian melibatkan Hamed Zarrabi Zadeh dari Universitas Waterloo di Ontario, Kanada.
Pada Qibla Locator versi Beta seri 0.8.7 itu dilengkapi dengan geocoding dari Yahoo, pengontrol arah pada citra peta, dan indikator tingkat pembesaran. Hingga September 2007 dihasilkan empat versi Beta dengan beberapa aplikasi tambahan, Geocoder, dan tampilan jarak.

Dengan Qibla Locator yang berbasis Google Earth ini dapat diketahui arah kiblat dari mana pun kita berada. Untuk mengetahuinya, di bagian atas situs itu ada kotak untuk memasukkan lokasi, alamat atau nama jalan, kode pos, dan negara atau garis lintang dan garis bujur.

Maka di sisi kanan gambar peta akan muncul besaran arah kiblat atau kabah dan jaraknya dari posisi lokasi yang kita masukkan. Peranti lunak ini, menurut Thomas Djamaluddin, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) sangat membantu guna mengecek arah kiblat secara akurat. ”Ini bisa untuk koreksi massal masjid-masjid di Indonesia,” katanya.

contoh : Kiblat masjid Jinggan

Untuk arah kiblat yang lain bisa dilihat di Link : Arah Kiblat via Satelit ( Sebelah kanan halaman ini )

Bayangan matahari

Thomas, pakar astronomi dan astrofisika, mengemukakan bahwa ada penentuan arah kiblat yang menggunakan bayangan Matahari. Sekitar tanggal 26-30 Mei pukul 16.18 WIB dan 13-17 Juli pukul 16.27 WIB Matahari tepat berada di atas kota Mekkah.

Pada saat itu Matahari yang tampak dari semua penjuru Bumi dapat dijadikan penunjuk lokasi Kabah. Begitu pula bayangan benda tegak pada waktu itu juga dapat menjadi menentu arah ke kiblat.

Selain itu untuk daerah yang tidak mengalami siang, sama dengan Mekkah, waktu yang digunakan adalah saat Matahari di atas titik yang diametral dengan Mekkah. Waktu yang dapat dijadikan patokan penunjuk kiblat untuk wilayah tersebut adalah Matahari pada tanggal 12 hingga 16 Januari pukul 04.30 WIB dan 27 November hingga 1 Desember pukul 04.09 WIB.

Cara ini menurutnya paling mudah untuk mengoreksi arah kiblat, termasuk untuk garis saf di dalam masjid. Begitu mudah sehingga orang awam pun dapat melakukannya. ( lebih lengkap di :http://mutoha.blogspot.com/2006/05/istiwa-azam-di-mekkah.html)

Sumber : thesaurium.blogspot.com, mutoha.blogspot.com


Kerja Bhakti memperbaiki Gorong -gorong

Pada hari minggu 28 Maret 2010, seluruh warga RW. 05 Jinggan mengadakan kerja bhakti dalam rangka perbaikan gorong -gorong yang rusak di depan rumah Bp. Mawardi. Gorong - gorong ini sangat penting karena menghubungkan akses jalan warga dari Jinggan ke Kota Temanggung lewat utara melalui Balong.
Pada awalnya gorong gorong ini hanya amblsas di sisi timur, kemudian berlubang yang membahayakan pengguna jalan.
Perbaikan dimotori oleh keluarga Ibu Siti Kustiyah yang menyuplai kebutuhan material, sedangkan untuk pengerjaanya dilaksanakan oleh warga Jinggan.

Gorong - gorong lama dibongkar semua, kemudian diganti dengan buis beton, dan dilapisi dengan campuran beton untuk menutup permukaan buis beton. untuk pengecoron menghabiskan 13 zak semen. Dengan konstruksi yang kuat, diharapkan akn kuat dan bisa dimanfaatkan warga untuk jangka waktu yang lamaaaaaaaaaaaaa.